Cloud Computing & Data Center

0 11

Cloud computing adalah sebuah model client-server, di mana resouces seperti server, storage, network, dan software dapat dipandang sebagai layanan yang dapat diakses oleh pengguna secara remote dan setiap saat. Pengguna dapat menikmati berbagai layanan yang disediakan oleh provider cloud computing, tanpa perlu terlalu banyak meminta bantuan teknisi atau support dari pihak provider. Infrastruktur cloud computing seperti: server, storage, network, dan berbagai software disebut “cloud“.

Data center (kadang ditulis datacenter) jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya “pusat data”, adalah suatu fasilitas yang digunakan untuk menempatkan sistem komputer dan komponen-komponen terkaitnya, seperti sistem telekomunikasi dan penyimpanan data. Fasilitas ini biasanya mencakup juga catu daya redundan (cadangan), koneksi komunikasi data redundan, pengontrol lingkungan (AC, ventilasi), pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik.

Seringkali data center identik dengan Network Operations Center (NOC). NOC merupakan sebuah area terbatas (tertutup bagi orang luar), dan didalamnya terdapat berbagai fasilitas untuk memonitor aktifitas server, web traffic, dan performa network. Dalam praktiknya, tentu saja NOC tidak harus satu ruangan dengan server atau perangkat network. Sebaiknya NOC terpisah dari tempat server. Karena ruang server umumnya sangat dingin, kering, dan tidak ramah bagi manusia.

Sebelum sebuah data center dibangun maka desain dan perencanaan data center harus memperhatikan minimum aspek berikut:

  1. Lokasi aman, memenuhi syarat sipil bangunan, geologi, vulkanologi, topografi.
  2. Terproteksi dengan sistem cadangan, untuk sistem catudaya, pengatur udara/lingkungan, komunikasi data.
  3. Menerapkan tata kelola standar data center, yang meliputi:
    • Standar Prosedur Operasi (SOP)
    • Standar Prosedur Perawatan
    • Standar dan Rencana Pemulihan serta Mitigasi Bencana
    • Standar Jaminan Kelangsungan Bisnis

 

80%
Awesome
  • Design
Sedang Memuat...